RESESI



Resesi adalah terjadinya kontraksi aktivitas ekonomi dikarenakan mengalami penurunan pengeluaran secara meluas dan berkepanjangan. Biasanya selama dua kuartal berturut-turut.

Biasanya terlihat dalam laporan PDB Ril, Pendapatan Ril, Lapangan kerja, ataupun Produksi Industri.

Hal ini dipicu oleh berbagai peristiwa, diantaranya krisis keuangan, bencana alam seperti halnya pandemi.

Apa yang terjadi dalam Resesi? 

Perusahaan menghasilkan lebih sedikit penjualan dan pertumbuhan ekonomi terhenti atau tidak ada sama sekali selama masa resesi.

Ketika biaya semakin meningkat, perusahaan terpaksa untuk memberhentikan karyawannya atau staffnya. Pada waktu bersamaan, lowongan kerja sedikit, sehingga sulit bagi mereka untuk mendapatkan pekerjaan.

Investasi ataupun rekening tabungan akan merugi dan juga terdampak. Pemberi pinjaman juga akan menaikan bunga pinjaman sehingga sulit bagi orang untuk mendapatkan rekening kredit baru.

Beberapa langkah penting agar membantu merencanakan hal hal yang tidak pasti:

- Tentukan Prioritas Keuangan

Penting sekali untuk memahami posisi keuangan. Berapa banyak uang tunai yang dimiliki, berapa banyak utang yang dimiliki, berapa pengeluaran selama sebulan, biaya peristiwa kedepannya seperti halnya pensiun, perniakahan ataupun biaya anak.

Mulailah dengan mengembangkan pemahaman dasar tentang bagaimana membelanjakan uang dan menyusun anggaran.

Prioritaskan pengeluaran penting untuk mengidentifikasi jumlah minimun pengeluaran dalam sebulan untuk berjaga jaga sewaktu waktu terkena PHK.

Mencoba untuk mengurangi pengeluaran yang tidak penting seperti hiburan ataupun belanja pakaian.

- Membayar Utang

Rasanya khawatir apabila utang yang belum dibayar setelah hilangnya pendapatan. Jadi mau tidak mau harus membayar satu atau beberapa tagihan. Jadi penting sekali untuk memahami tagihan mana yang harus lebih dulu dibayar.

Seperti halnya, Pastikan juga membayar sewa atau hipotek tepat waktu apabila tidak ingin mengalami penyitaan/pengusiran. Jika anda telat membayar, hubungi kreditor dan minta keringanan pembayaran.

- Fokus terhadap Karir

Resesi seringkali mengakibatkan tingginya tingkat pengangguran. Jadi penting untuk mempersiapkan rencana cadangan apabila terjadi PHK.

- Dana Darurat di Perkuat

Jika PHK atau Resesi di depan mata maka sebaiknya sisihkan uang tunai sebanyak mungkin untuk Dana Darurat karena akan dibutuhkan saat pendapatan berhenti.

Komentar

Postingan Populer