GAWAT KEKERINGAN DI TERUSAN PANAMA, MENGANGGU PERDAGANGAN DI DUNIA !

Jalur air buatan yang menghubungkan atlantik dan samudera pasifik, yaitu terusan Panama.
Jalur air panama ini telah menjadi jalan raya utama perdagangan international selama lebih 100 tahun lamanya.

Dampak krisis iklim membuat terusan panama mengalami kekeringan. 
Selain itu menyebabkan antrean panjang dan penundaan yang sangat terganggu tergadap perdagangan.

The Panama Canal Authority (ACP) : dikarenakan beberapa bulan mengalami kemarau dan krisis air, sehingga beberapa kapal yang melewati dan jumlah yang ditampungi harus dibatasi. Kejadian Kekeringan ini memang sebelumnya belum pernah terjadi. Jalur air panama menghubungkan hampir 200 pelabuhan di 170 negara. 
Negara amerika serikat, tiongkok dan jepang menjadi tujuan negara utama. Lebih dari 14.000 transit diselesaikan dan 291 jutan ton kargo kapal yang dibawa, pada tahun 2022.

Lalu lintas jalur air Panama mulai melambat karena kekeringan yang berkepanjangan yang mengurangi jumlah air. Untuk mengisinya mengambil air dari danau terdekat dan membutuhkan 101.000 meter kubik air.

Menurut S&P 100, waktu tunggu kapal meningkat dari hitungan jam sampai beberapa minggu, akibatnya. Sehingga beberapa pelayaran swasta telah menerapkan tambahan biaya terhadap klien yang memindahkan barangnya.

Perubahan iklim yang ekstrem telah menjadi ancaman bagi pertumbuhan dan kemakmuran di masa depan. Sehingga mengilangnya produktivitas , kekurangan produksi, rusaknya infrastruktur transportasi dan juga gangguan terhadap pasokan.
--
Sumber : Forum Ekonomi Dunia
#news #world

Komentar

Postingan Populer